Saturday, July 20, 2024
spot_img
HomePengurangan Risiko BencanaSemiloka Penguatan Ketangguhan SPAB Kabupaten

Semiloka Penguatan Ketangguhan SPAB Kabupaten

Banjir di Kabupaten Demak terjadi karena kombinasi sejumlah faktor, mulai dari cuaca ekstrem, tanggul
jebol, sedimentasi sungai, hingga alih fungsi lahan. Demak menanggung beban berat karena air dari daerah
sekitarnya mengalir ke Demak.
Banjir Demak yang terjadi pada tanggal 8 Februari 2024 akibat jebolnya tanggul sungai wulan di Kecamatan
Karanganyar berdampak pada 93.449 jiwa dan 22.725 harus mengungsi. Selain itu juga berdampak pada
rusaknya 70 sarana pendidikan. Akibat dari banjir ini kegiatan belajar tidak bisa dilakukan. Belum selesai
upaya pemulihan pasca banjir 8 februari 2024, anak-anak mulai masuk sekolah, tetiba tanggal 17 maret
2024 terjadi banjir yang lebih besar sehingga sekolah kembali tenggelam.
Selama di pengungsian anak-anak tidak bisa mengikuti pembelajaran karena memang tidak tersedia layanan
pendidikan di masa darurat. Hal lain juga kondisi pengungsian yang terpisah pisah tentu tidak
memungkinkan membuka sekolah darurat. Guru-guru yang selama ini mengajar juga sebagian besar
merupakan penyintas banjir, belum lagi tidak tersedianya kurikulum dan sistem pendidikan di masa darurat
juga semakin tidak mungkin adanya layanan pendidikan darurat. Maka hal ini yang kemudian menjadi
tantangan di masa mendatang, apapun kondisinya anak anak tetap mendapatkan hak nya untuk belajar.
Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) adalah upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana
pada satuan pendidikan. Penyelenggaraan program SPAB diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program SPAB. Kegiatan ini dilaksanakan pada
saat situasi normal atau pra-bencana, pada situasi darurat dan pasca bencana. Tujuan dari penyelenggaraan
Program SPAB: 1. Meningkatkan kemampuan sumber daya di satuan pendidikan dalam menanggulangi dan
mengurangi risiko bencana. 2. Melindungi investasi pada satuan pendidikan agar aman terhadap bencana.

  1. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana satuan pendidikan agar aman terhadap bencana. 4.
    Memberikan perlindungan dan keselamatan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari
    dampak bencana di satuan pendidikan. 5. Memastikan keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan
    pendidikan yang terdampak bencana. 6. Memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik
    risiko bencana dan kebutuhan satuan pendidikan. 7. Memulihkan dampak bencana di satuan pendidikan. 8.
    Membangun kemandirian satuan pendidikan dalam menjalankan program SPAB.
    Migran CARE dengan Dukungan Save The Children melakukan kegiatan Semiloka ini bertujuan
    ● Meningkatkan pemahaman stakeholders tentang pentingnya Satuan Pendidikan Aman Bencana● Memetakan kebutuhan pengembangan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kabupaten Demak serta
    peluang dan tantangannya.
    ● Membangun komitmen bersama untuk pengembangan SPAB di Kabupaten Demak
    kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta terdiri dari :
  2. Dinas Terkait, BPBD, pemerintah Desa, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA baik negeri/swasta, Relawan dan CSO.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

× Hubungi Kami